Serba-Serbi Pacaran Masa Remaja

Serba-Serbi Pacaran Masa Remaja
Serba-Serbi Pacaran Masa Remaja
Siapa sih yang tidak tertarik pada lawan jenis saat pubertas ? Semua remaja akan mempunyai rasa cinta kepada lawan jenisnya. Namun, tidak semua remaja dapat menahan rasa nafsunya lho.

Remaja saat ini mempunyai persepsi bahwa tidak pacaran tidaklah gaul, tidak modern, dan sebagainya. Sehingga sekali putus maka mereka akan mencari pengganti mantan tersebut. Orang yang sendiri (tidak pacaran) tak akan lepas dari ejekan sok alim.

Namun jika kita berpikir secara dewasa, bukan dengan pandangan syahwat. Pasti kita akan menemui sifat remaja yang aneh sekaligus membuat tertawa. Maaf ya bukan maksud untuk Judge kalian, tapi suatu saat nanti ketika kalian dewasa akan faham.

Nah, dimana letak kelucuannya ? Nih, ketika seorang remaja laki-laki menembak perempuan lalu diterimanya, pasti seribu gombal (rayuan) dari keduanya akan saling bersahut. Kata-kata seperti aku sayang kamu selamanya, kita 'kan selalu bersama dalam duka walaupun suka, dan lainnya seakan bahwa cinta mereka sampai tua kelak.

Tapi ada sedikit pertengkaran atau selisih pendapat saja pasti keduanya akan ribut dan saling tuduh menuduh. Tidak sedikit yang berujung dengan putus hubungan, jika dilihat pasti keduanya akan saling membenci dan menjelek-jelekan.

Pertanyaannya, kemanakah kata-kata yang membumbung tinggi lebih dari pasangan suami istri. Bahwa akan bersama dalam duka dan suka, sampai mati pun akan selalu bersama. Atau itu hanya sebuah pelengkap alias aksesoris dalam kisah singkat mengharukan tapi menyakitkan ? Bung, percuma saja kau seperti itu, karena pasangan sejati adalah mengiklarkan cinta mereka dalam tali perkawinan yang sah.

Lebih ngakak lagi, sudah tahu bahwa mantan itu sudah menyakitkan malah dia balik lagi berpacaran. Ingat pepatah yang satu ini Hanya keledai yang jatuh ke lubang yang sama dua kali. Pepatah ini merupakan sindiran bagi manusia yang tidak mau mengambil hikmah dan terjerumus dalam kesalahan yang sama. Apa kita mau kita disamakan dengan seekor keledai ? Tidak kan ?

Ini merupakan kisah nyata hasil wawancara dengan seorang anak remaja berumur 12 tahun. Dimana ia mendekati seorang laki-laki yang ia sukai. Begitu disanjungnya laki-laki tersebut oleh anak tadi, dan bercerita bahwa mereka akan bersama sampai kapanpun. Bahkan ketika dipancing jika mereka berdua putus lalu akan ditembak oleh cowok lain, malah menjawab "Putusnya karena apa dulu? Nggak ah.. mau setia sama dia aja".

Lha emang pacaran akan selamanya gitu ? Tidak, rata-rata orang berpacaran hanya sampai 5-7 tahun saja. Jangan kelamaan pacaran, bisa-bisa berpacaran 7 tahun lalu nikahnya hanya bertahan 7 bulan. Nah lho, apa gak rugi dan berakhir tragis ?

Dan yang kadang bahkan selalu menjadi hal yang mutlak ialah bermusuhan setelah berpacaran. Emang anda mencari musuh dengan cara menjadikannya nyaman lalu menyingkirkannya dengan cara yang halus nan menyakitkan ? Jika hanya pacaran sekedar untuk pacaran, lantas bagaimana perasaan pasangan anda ? Jika pacaran lalu putus lalu nyambung lagi, lantas anda ingin selalu tersakiti ? Tidak kan?

Maka tahanlah syahwat anda tersebut, jika tidak bisa maka berpuasa lah. Sampai akhirnya anda bertemu jodoh yang dapat membuat hati anda senang dan bahagia sampai nafas berhenti, dalam sebuah ikatan tali yang sah dan enaknya lebih jauh dari pacaran.

Beri Komentar
Silahkan berkomentar dengan bijak. Jika tidak memiliki akun Disqus, silahkan klik komentar Disqus lalu klik kolom Nama dan centang "Komentar Sebagai Tamu"