Hudzaifah bin Yaman dan Puluhan Pasukan Malaikat

Hudzaifah bin Yaman dan Puluhan Pasukan Malaikat
Hudzaifah bin Yaman dan Puluhan Pasukan Malaikat

Malam hari saat kaum muslimin sedang beristirahat dalam kedinginan ditengah Perang Ahzab, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam berjalan ke tempat para sahabat, tiba didepan Hudzaifah bin Yaman. Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bertanya :

"Siapakah ini ?"

"Saya ya Rasulullah, Hudzaifah ?" Sambil menekuk dan memeluk lutut untuk menghangatkan tubuhnya dari kedinginan malam hari.

"Hudzaifah ?" Tanya Rasulullah untuk memastikan.

"Benar saya, ya Rasulullah" Sahut Hudzaifah untuk menyakinkan dan berdiri dihadapan Rasulullah.

"Sesungguhnya ada sesuatu yang terjadi dipihak pasukan kaum musyrikin" Rasulullah memerintahkannya, "Pergilah kepada mereka, dan bawalah berita tentang keadaan mereka !"

Berangkatlah Hudzaifah menuju tempat kaum musyrikin berada, dalam hatinya ada rasa ketakutan dan tubuhnya kedinginan. Namun semua itu hilang ketika ia mendengar Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam berdoa, "Ya Allah, jagalah dia dari depan dan belakangnya, dari kanan dan kirinya, dari atas dan bawahnya".

Setelah itu Hudzaifah berpaling ke arah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam dan beliau bersabda, "Hai Hudzaifah, jangan melakukan apapun di kaum itu sampai engkau kembali kepadaku"

Hudzaifah melanjutkan perjalanannya, menyebrangi parit yang merupakan pertahanan bagi kaum muslimin dan sukses menyelinap masuk ke kemah kaum musyrikin. Suasana gelap ditambah angin bertiup kencang memadamkan penerangan kaum musyrikin. Tiba-tiba ada suara teriakan dari abu Sufyan, "Hai kaum Quraisy! hendaklah kalian memperhatikan kawan duduknya dan memegang tangannya dan juga mengetahui namanya"

Hudzaifah segera masuk ke dalam kemah langsung memegang tangan salah satu musyrikin dan menanyakan namanya terlebih dahulu agar tidak ketahuan. Angin kencang masih saja meniup perkemahan mereka dan akhirnya terdengar kembali pengumuman dari abu Sufyan.

"Hai kaum Quraisy, kekuatan kalian sudah tidak utuh lagi, kuda-kuda dan unta-unta kita banyak yang mati. Bani Quraidhah juga mengkhianati kita sehingga kita mengalami hal yang tidak diinginkan. Apalagi angin ini memporak-porandakan perkemahan kita, berkemaslah dan segeralah pulang !"

Abu Sufyan dan pasukannya bergegas pulang menuju Mekah, ada terlintas untuk memanah Abu Sufyan namun Hudzaifah teringat dengan nasihat Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam untuk jangan melakukan apapun sampai ia kembali.

Perlahan Hudzaifah menuju tempat Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam dan para sahabatnya, namun tiba-tiba dicegah oleh puluhan pasukan bersorban. Hudzaifah bukan main rasa kagetnya, salah satu dari mereka berkata, "Beritahukan sahabatmu (Nabi Muhammad, -pen), sesungguhnya Allah telah menjaganya".

Setelah salah seorang berkata, mereka berjalan dengan cepatnya. Hudzaifah pun segera pulang menghadap Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam.

Sampai ditempat Rasulullah berada, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam sedang melaksanakan shalat, namun Rasul memanggilnya dengan isyarat tangan dan menyerahkan selimut yang sedang Ia pakai kepada Hudzaifah. Selepas Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam shalat, Hudzaifah menceritakan apa yang ia alami sebelumnya.

Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam tersenyum dan menyatakan bahwa pasukan bersorban tadi adalah  para malaikat yang diutus oleh Allah Subhanahu wata'ala  untuk memporak-porandakan perkemahan kaum musyrikin.

Setelah itu, Hudzaifah tertidur berselimutkan selimut Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam. Lalu dibangunkan menjelang waktu subuh. Atas peristiwa ini, Allah menurunkan firmannya dalam surah Al-Ahzab ayat 9-25.

Wallahu'alam

Beri Komentar
Silahkan berkomentar dengan bijak. Jika tidak memiliki akun Disqus, silahkan klik komentar Disqus lalu klik kolom Nama dan centang "Komentar Sebagai Tamu"