Kecap Anteuran (Kata Pengantar) Kata Kerja Bahasa Sunda

Kecap Anteuran (Kata Pengantar) Kata Kerja Bahasa Sunda
Kecap Anteuran (Kata Pengantar) Kata Kerja Bahasa Sunda
Bahasa Sunda ialah bahasa daerah dari sebagian wilayah Pulau Jawa bagian Barat. Bahasa Sunda termasuk bahasa daerah terbanyak digunakan setelah bahasa Jawa. Bahasanya pun unik, banyak sekali aturan dalam penggunaan bahasa Sunda.

Misal Undak-Usuk Basa, dalam bahasa Sunda terdapat kata untuk menunjukan hormat pada seseorang. Artinya ada bahasa halus, penengah, kasar, kasar sekali. Bahasa halus dipergunakan untuk orang yang lebih tinggi kehormatannya, bahasa panengah ialah untuk usia yang lebih tinggi, bahasa kasar untuk sesama, dan bahasa kasar sekali biasanya saat keadaan marah untuk orang yang dibawah umur darinya.

Tapi kita tidak akan membahas tentang Undak-Usuk Basa, yang kita bahas ialah kecap anteuran atau bisa diterjemahkan kata pengantar. Kecap anteuran ini biasanya ialah kata untuk menjadi tanda bahwa sesuatu telah dilakukan dalam sebuah kata kerja.

Dalam kamus Sunda-Indonesia karya Raden Satjadibrata, dicontohkan seperti nulis artinya menulis, tret nulis bisa artinya mulai menulis. Tapi kata tret ini hanya berlaku dalam kata kerja nulis saja, tidak boleh digunakan untuk kata kerja lain. Itu artinya bahwa kecap anteuran hanya berlaku untuk satu kata saja.

Hampir semua kata kerja dalam bahasa Sunda menggunakan kecap anteuran dan setiap kecap anteuran itu tidak bisa diterjemahkan dalam bahasa apapun.

Beberapa contoh dalam penggunaan kecap anteuran :

  1. gék digunakan untuk diuk (duduk)
  2. jung digunakan untuk nangtung (berdiri)
  3. dug digunakan untuk ngedeng (berbaring)
  4. reup digunakan untuk saré (tidur)
  5. pok digunakan untuk ngomong (berbicara/berkata)
  6. ngong digunakan untuk nembang (menyanyi/mensinden)
  7. jig / bral digunakan untuk leumpang (berjalan)
  8. jor digunakan untuk mantog (kata kasar sekali untuk pergi)
  9. jog / jol digunakan untuk datang (datang)
  10. pék digunakan untuk sesuatu pekerjaan

Referensi :
- Kamus Sunda-Indonesia R. Satjadibrata Edisi ke 3, Penerbit Kiblat Buku Bandung

Beri Komentar
Silahkan berkomentar dengan bijak. Jika tidak memiliki akun Disqus, silahkan klik komentar Disqus lalu klik kolom Nama dan centang "Komentar Sebagai Tamu"