Mengenal Apa Itu Rekayasa Sosial ?

Mengenal Apa Itu Rekayasa Sosial ?
Mengenal Apa Itu Rekayasa Sosial ?
Rekayasa Sosial atau social engineering adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok yang memanfaatkan seseorang atau kelompok lainnya dengan tujuan untuk memperoleh segala informasi melalui interaksi sosial.

Rekayasa Sosial dibagi menjadi dua, yakni melalui internet (online atau dalam jaringan ) dan bertatap muka langsung dengan target (offline). Umumnya Rekayasa Sosial terjadi pada dalam jaringan internet dan telepon. Informasi yang dicari biasanya berupa alamat email, username dan password akun tertentu, kartu kredit, data perusahaan, dan informasi pribadi lainnya seperti tanggal lahir.

Rekayasa Sosial memanfaatkan manusia sebagai unsur ketiga selain Hardware dan software. Karena akan sulit jika menggunakan teknik hacking yang memanfaatkan sistem komputer untuk mendapatkan informasi tertentu karena seiring perkembangan sistem keamanan jaringan. Akhirnya dipilihlah manusia sebagai cara untuk mendapat informasi tersebut.

Karena akibat rasa empati, ketakutan, dan kecerobohan seorang manusia, Rekayasa Sosial ini bisa terjadi dengan mudah. Seorang pelaku Rekayasa Sosial akan melakukan segala cara untuk meyakinkan target bahwa ia adalah pihak yang benar dan berkepentingan.

Aksi atau kegiatan yang dilakukan oleh Pelaku disebut dengan Teknik Rekayasa Sosial, diantaranya ialah sebagai berikut :

1. Social Media, teknik ini begitu populer dalam beberapa tahun terakhir. Pelaku menggunakan malware yang menginfeksi akun seseorang. Target biasanya tidak mengetahui bahwa dirinya menjadi korban. Dan akun yang terinfeksi juga bisa menyebarkan malware kepada akun lainnya.

2. Link Scam, teknik ini menggunakan link atau alamat sebuah web untuk mencuri data. Bisa saja dalam url tampak link website terkenal atau bertuliskan berita yang populer, padahal ketika diklik muncul sebuah web pencuri data.

3. Message, teknik ini biasanya menggunakan pesan melalui sms, email, telepon, obrolan media sosial, dan lain-lain. Contoh kasus yang populer ialah Mamah minta Pulsa, Terpilih sebuah Undian, dan mengaku ingin mentransfer uang ke rekening anda.

Sekarang coba anda simak sebuah contoh sederhana skenario kasus Rekayasa Sosial berikut ini :

Seorang Pelaku ingin mengetahui sebuah password wifi temannya. Pelaku mengirimkan sms dengan mengaku sebagai guru yang bertindak sebagai Admin Server Sekolah. Isi SMS tersebut :

Pelaku : “Maaf, ini andi KM kls XI A? Ini bu Indah, mau ngabarin kalau password wifi harus diubah secepatnya, yg kmrin mau dihapus”

Target : “Oh ya kapan dikumpulinnya bu?”

Pelaku : “Scepatny, tapi sbagai uji coba,  password andi dulu yg dicoba”

Target : “caranya bu?”

Pelaku : “smsin aja password yg lama”

Targer : "ini bu andiganteng123"

Ciri yang menunjukan kasus ini adalah sebuah Rekayasa Sosial ialah pelaku mengaku sebagai Guru yang bertindak sebagai Admin Server dan meminta target untuk mengirimkan password Wifi miliknya untuk diuji coba.

Untuk terhindar menjadi target sebuah kasus Rekayasa Sosial dibutuhkan sebuah pencegahan, diantaranya ialah :
  1. Tidak mudah dalam memberi informasi atau sekedar mengobrol dengan pihak yang belum kita kenal.
  2. Tidak mudah terpancing atau mempercayai email, sms, dan telepon yang tiba-tiba memberitahu kita mendapatkan hadiah, diskon, atau lainnya.
  3. Jika dalam kesusahan ditempat umum seperti ATM, tetaplah bersikap tenang dan jika ingin menghubungi Call Center tertentu maka pastikan nomor yang dihubungi adalah benar dan pasti.
  4. Tingkatkan sistem keamanan sesuai perkembangan zaman.
  5. Hindari mengklik, dan atau mengunjungi situs yang abal-abal dan tidak aman.
  6. Selalu memperluas pengetahuan tentang Kejahatan Dunia Maya
Waspada terhadap Pelaku Rekayasa Sosial, karena mereka tidak mengenal anda sebagai siswa, guru, pejabat, bahkan pimpinan perusahaan sekalipun.

Beri Komentar
Silahkan berkomentar dengan bijak. Jika tidak memiliki akun Disqus, silahkan klik komentar Disqus lalu klik kolom Nama dan centang "Komentar Sebagai Tamu"